PKD VI GP Ansor Rancaekek Cetak Kader HEBAT, Siap Mengabdi untuk Umat dan Bangsa

Banom, Berita9 Dilihat

Semangat kaderisasi dan penguatan kepemimpinan generasi muda Nahdlatul Ulama kembali ditunjukkan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Rancaekek melalui penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) VI yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Huda Bojongkoneng, Desa Nanjungmekar, Kecamatan Rancaekek, pada 20–21 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari berbagai desa di Kecamatan Rancaekek tersebut menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sekaligus wahana menyiapkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan semangat pengabdian sosial.

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bandung, Dede Soemarsah, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PAC GP Ansor Rancaekek atas terselenggaranya PKD VI. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kaderisasi merupakan indikator penting bagi keberlangsungan organisasi sekaligus menjadi investasi sosial bagi masa depan Nahdlatul Ulama.

“Atas nama PC GP Ansor Kabupaten Bandung, kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat yang telah mengikuti rangkaian PKD dari awal hingga akhir. Setelah menyelesaikan PKD ini, sahabat-sahabat secara resmi menjadi kader Ansor,” ujarnya.

Namun demikian, Dede menegaskan bahwa selesainya PKD bukanlah akhir dari proses kaderisasi. Sebaliknya, momentum tersebut merupakan titik awal perjalanan panjang sebagai kader Gerakan Pemuda Ansor dan Nahdlatul Ulama.

“Kaderisasi sejatinya adalah proses sepanjang hayat. PKD hanya pintu masuk untuk menempa diri menjadi kader yang militan, berintegritas, dan siap hadir di tengah masyarakat sebagai pelayan umat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Rancaekek, Kiki Kosasih, SE., menegaskan bahwa penyelenggaraan PKD VI merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat regenerasi kader.

Ia mengungkapkan bahwa PAC GP Ansor Rancaekek berkomitmen menjadikan PKD sebagai agenda kaderisasi rutin yang akan dilaksanakan setiap tahun.

“Ini adalah salah satu langkah awal. Insya Allah, ke depan PKD akan rutin digelar setiap tahun oleh PAC GP Ansor Rancaekek. Kami ingin melahirkan kader Ansor Rancaekek yang HEBAT, yaitu Harmonis, Edukatif, Bangkit, Aktif, dan Terpimpin,” kata Kiki.

Menurutnya, penguatan kualitas dan kuantitas kader merupakan kebutuhan strategis di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Organisasi kepemudaan dituntut tidak hanya mampu menjaga tradisi dan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman, memiliki literasi yang baik, serta mampu menjadi motor penggerak kemaslahatan di masyarakat.

Melalui PKD VI ini, PAC GP Ansor Rancaekek berharap seluruh kader baru dapat tumbuh menjadi generasi penerus Nahdlatul Ulama yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Lebih dari itu, kader Ansor diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, menjadi perekat persatuan, serta senantiasa hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan umat.

Dengan semangat kaderisasi yang berkelanjutan, GP Ansor Rancaekek optimistis akan lahir generasi muda NU yang tangguh, visioner, dan siap mengabdikan diri untuk umat, bangsa, dan negara. Semangat inilah yang menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama di masa kini dan masa mendatang.